BUDI DAYA JAMUR TIRAM



    Jamur Tiram    
       


 
Banyak makanan unik dan menyehatkan dan tentunya di gemari di abad millennium ini,salah satunya Jamur Tiram,banyak olah-olahan makanan yang terbuat dari jamur tiram,tapi untuk artikel kali ini gue tidak akan ngebahas tentang macam-macam olahan jamur tiram,tapi gue akan ngebahas cara membudi daya kan Jamur Tiram,
sebelum gue mulai ngebahas cara membudidayakan Jamur Tiram,loe harus tahu dulu sejarah singkat dari jamur Tiram,agar loe bisa tahu sejarah,ulasan-ulasan dan manfaatnya jamur Tiram;

1.) Sejarah Penemuan Jamur Tiram,
                Shimeji adalah sebutan lain dari Jamur Tiram atau dinegara-negara barat bisa disebut juga dengan oyster mushrooms,Jamur Tiram ini salah satu Jamur yang enak dan lezat di olah bermacam-macam makanan di berbagai Negara-negara banyak yang menggemari jamur jenis ini, penemuan miselium (benang-benang) jamur ditemukan kea bad 17 dan tidak terlepas dari penemuan mikroskop oleh van Leeuwenhock,
Tumbuhan sederhana ini menjadi sangat buming karena banyak kegunaannya,misalnya adalah ; menghancurkan sisa-sisa tanaman,bahan industry, menghasilkan antibiotika untuk obat, menfermentasikan bahan organik untuk menghasilkan suatu bahan bernilai ekonomis (misalnya fermentasi pati menjadi alkohol) dan sebagai bahan makanan,dll,

2.)Manfaat atau fungsi Jamur Tiram bagi tubuh kita kalau dikonsumsi,
             Seperti yang kita ketahui bahwa jamur tiram merupakan jamur yang tumbuh di kayu sehingga orang-orang menyebutnya tanaman perusak kayu,namun setelah diteliti dan melakukan riset oleh dokter dokter spesialis di Negara-negara maju,ternyata jamur Tiram memiliki banyak  keistimewaan dari Segi Kesehatan,dan penelitian tersebut menyatakan Jamur Tiram banyak manfaatnya bagi tubuh kita jika kita mengkomsumsinya,bahkan diantaranya untuk membantu mengobati berbagai macam-macam penyakit berbahaya,seperti;
  • Meningkatkan eritrosit
  • Mencegah kencing manis
  • Menurunkan kolesterol
  • Mengobati kanker

3.) Lokasi Tanam Budidaya Jamur Tiram

Berikut adalah lokasi atau tempat-tempat strategis untuk membudidayakan Jamur Tiram ini,

·  Langkah pertama yang harus loe bikin adalah buat tempat atau Ruangan dengan sistem sirkulasi buka tutup atau menutup sirkulasi ruangan itu di siang hari agar kelembapan di dalamnya tetap terjaga, dan membukanya pada malam hari sehingga suhu ruangan di dalam ruangan tersebut bisa lebih dingin.
·  Jika lokasi budidaya jamur loe berada di daerah panas, maka loe usahakan gimara caranya loe untuk membuat bangunan tersebut di tempat yang teduh. Hindarilah sinar Matahari masuk langsung ke dalam ruangan tesebut dan letakkanlah atau beri tong,wadah air di dalam ruangan jamur tersebut .karena Faktor kelembapan merupakan syarat utama yang harus terpenuhi dalam budidaya Jamur tiram.
·  Jangan gunakan atap seperti seng atau yang mudah menyerap panas,tapi loe gunakanlah bahan yang tidak bisa menyerap panas,seperti Genteng,dll. Hal ini sangat penting agar panas sinar matahari yang masuk ke dalam Ruangan tersebut tidak berlebihan,dan usahakan tinggi bangunan Ruangan tersebut dibuat lebih tinggi atau tidak kurang dari 4 meter agar bisa memperlancar sirkulasi udara masuk dan keluar.pastikan juga rak untuk jamur,Bila di daerah dingin rak yang dibuat pada ruangan jamur tersebut bisa mencapai 5 tingkat, kalao di daerah panas buatlah rak jangan sampai dari 3 tingkat,sebab rak juga akan berpengaruh untuk kelembapan ruangan,pokoknya usahan Baglog Jamur tsb agar tetap lembab.


4.) Berikut Adalah Peralatan-Peralatan/bahan-bahan ;
                1. Mesin produksi (steamer)/drum yg dimodifikasi
                2. Semprotan
                3. Plastic polypropylene, (Plastik Tahan Panas)
               4. Cincin baglog, kapas, dan karet gelang
               5. Cangkul, sekop, dan ember plastic
               6. sendok bibit 
               7. botol
               8. Thermo-higrometer
               9.Bibit Jamur, Serbuk gergajian kayu = 100 kg ,Dedak/katul = 10 kg ,Kapur = 3 ,Gypsum                (tambahan) = 0,5 kg ,Kadar air = 65%
5.) Cara Menbudidayakan Jamur Tiram
Dan tibalah saat ini cara untuk membudidayakan jamur Tiram,ok,gue akan memulainya dengan,
·                         Pertama-tama loe campurkan bahan-bahan yang loe siapkan tadi seperti Serbuk gergajian kayu = 100 kg ,Dedak/katul = 10 kg ,Kapur = 3 ,Gypsum (tambahan) = 0,5 kg ,Kadar air = 65%,diaduk sedemikian rupa atau sehomogen agar bisa menghasilkan pertumbuhan miselium yang merata,biasanya media yang tercampur dengan baik akan menggumpal bila di kepal dengan tangan,setelah itu lakukanlah pengomposan atau bahasa gaulnya fermentasi selama 3 atau 4 hari, Lakukan pengadukan setiap hari agar proses pengomposan merata ,proses ini bertujuan untuk membantu mengurangi kontaminasi mikroba liar dan juga membantu penguraian beberapa senyawa kompleks menjadi lebih sederhana sehingga lebih mudah diserap oleh jamur tiram nantinya.
·                      pembuatan baglog dilakukan dengan memasukkan media yang telah dikompos ke dalam plastik tahan panas (polypropylene). Upayakan pengisian tidak terlalu longgar dan juga tidak terlalu padat. Untuk memadatkan media dapat dilakukan dengan bantuan botol yang diisi dengan pasir. Setelah diisi media pada bagian atas lalu diberi ring bambu/pipa dan di tutup dengan kapas sebagai tempat memasukkan bibit atau tempat keluarnya jamur. setelah itu diikat dengan karet,Jika sudah Baglog yang telah siap selanjutnya disterilisasi melalui proses pasteurisasi dengan cara dikukus dengan suhu tidak lebih dari 100˚C dengan waktu tidak kurang dari 5 jam. Pada umumnya para produsen melakukan pemanasan selama 8-12 jam. Pemanasan ini tergantung pada bahan dasar yang digunakan dan banyaknya log yang dipasteurisasi. Setelah selesai baglog didinginkan selama setengah sampai satu hari
·                                    Setelah itu baru proses penanaman bibit ke dalam media tanam atau ke baglog yang loe sudah di dinginkan tadi,Proses ini disebut juga dengan inokulasi,proses ini dilakukan secara steril,Usahakan ruangan sebersih mungkin,Selama proses ini  loe usahakan menutup mulut dengan masker atau minimal tidak berbicara berlebihan untuk menghindari kontaminasi yang berasal dari uap mulut loe,karena uap mulut loe bau,jadi bisa tidak jadi jamur nantinya,ckckckck,proses ini dilakukan dengan memasukkan bibit jamur Tiram (F2) yang sudah loe persiapkan tadi sebanyak 2-5 sendok makan ke dalam lubang yang telah diberi cincin bamboo,pipa atau bisa juga dengan menebarkannya di atas permukaan media hingga merata kemudian menutup kembali lubang ring bambu dengan kapas,setelah itu masuk ke tahap Inkubasi atau yang disebut dengan masa pertumbuhan miselium media secara merata. Proses ini membutuhkan Suhu ruangan antara 22˚C – 28˚C,jadi usahakan suhu ruangan dijaga agar tetap stabil untuk menghasilkan pertumbuhan yang optimal. Masa inkubasi akan berlangsung selama kurang lebih 40 hari.
·                                         Pemeliharaan tubuh buah :Tahap ini merupakan masa setelah inkubasi hingga panen,Pada masa pemeliharaan penutup baglog dibuka hingga seperempat bagian log. Tahapan ini memerlukan suhu yang lebih rendah dibandingkan pada saat pertumbuhan miselium (tahap inkubasi) dan juga kelembapan yang optimal/berlimpah,Suhu yang diperlukan sekitar 20˚C -26˚C dengan kelembapan 80% – 90%. Pengaturan kelembapan dapat dilakukan dengan penyiraman sebanyak 2-3 kali setiap hari terutama ketika kelembapan di luar rendah biasanya pada saat siang hari. Selain kelembapan, kadar oksigen juga perlu diatur dengan membuka ventilasi ketika kelembapan di luar tinggi,Kelembapan perlu dikurangi hingga 70% – 80% apabila tubuh buah telah mencapai ukuran dewasa,Hal ini dilakukan agar tekstur tubuh buah tidak lembek yang bisa menyebabkan tidak tahan lama /cepat busuk,diamkan selama sekitar 1 minggu , Setelah 1minggu penutup dibuka, jamur biasanya sudah mulai tumbuh,diamkan 3 hari Selang 3 hari jamur  biasanya telah siap dipanen,tahap pemanenan harus dilakukan dengan hati-hati dengan cara mencabut seluruh rumpun tubuh buah jamur yang ada beserta akarnya,sebab Akar yang tertinggal bisa menyebabkan pertumbuhan jamur selanjutnya terganggu karena terjadi pembusukan media.oh ya setelah panen pertama baglog yang jamur tadi jangan dibuang Karena masih bisa ditempati bibit-bibit jamur berikutnya


Demikian Artikel yang gue buat tentang membudidayakan jamur tiram,semoga bermanfaat,

Related

Peluang Usaha 6917790915069418783

Posting Komentar

emo-but-icon

Ikuti Kami...

Berlangganan Disini

Buat Agan-AganWati Yang Mau Berlangganan ArtikelKami Via Email

HotNews

Recent

Find Us Facebook





Find Us Twitter

item