BUDI DAYA JAMUR TIRAM
https://kasrakasdotcom.blogspot.com/2015/05/budi-daya-jamur-tiram.html
Jamur Tiram
Banyak
makanan unik dan menyehatkan dan tentunya di gemari di abad millennium
ini,salah satunya Jamur Tiram,banyak olah-olahan makanan yang terbuat dari
jamur tiram,tapi untuk artikel kali ini gue tidak akan ngebahas tentang
macam-macam olahan jamur tiram,tapi gue akan ngebahas cara membudi daya kan
Jamur Tiram,
sebelum gue mulai ngebahas cara membudidayakan Jamur Tiram,loe harus tahu dulu
sejarah singkat dari jamur Tiram,agar loe bisa tahu sejarah,ulasan-ulasan dan
manfaatnya jamur Tiram;
1.) Sejarah Penemuan Jamur Tiram,
Shimeji adalah sebutan
lain dari Jamur Tiram atau dinegara-negara barat bisa disebut juga dengan
oyster mushrooms,Jamur Tiram ini salah satu Jamur yang enak dan lezat di olah
bermacam-macam makanan di berbagai Negara-negara banyak yang menggemari jamur
jenis ini, penemuan miselium (benang-benang) jamur ditemukan kea bad 17 dan
tidak terlepas dari penemuan mikroskop oleh van Leeuwenhock,
Tumbuhan sederhana ini menjadi sangat buming karena banyak
kegunaannya,misalnya adalah ; menghancurkan sisa-sisa tanaman,bahan industry, menghasilkan
antibiotika untuk obat, menfermentasikan bahan organik untuk menghasilkan suatu
bahan bernilai ekonomis (misalnya fermentasi pati menjadi alkohol) dan sebagai
bahan makanan,dll,
2.)Manfaat atau
fungsi Jamur Tiram bagi tubuh kita kalau dikonsumsi,
Seperti yang kita ketahui
bahwa jamur tiram merupakan jamur yang tumbuh di kayu sehingga orang-orang
menyebutnya tanaman perusak kayu,namun setelah diteliti dan melakukan riset
oleh dokter dokter spesialis di Negara-negara maju,ternyata jamur Tiram
memiliki banyak keistimewaan dari Segi
Kesehatan,dan penelitian tersebut menyatakan Jamur Tiram banyak manfaatnya bagi
tubuh kita jika kita mengkomsumsinya,bahkan diantaranya untuk membantu
mengobati berbagai macam-macam penyakit berbahaya,seperti;
- Meningkatkan eritrosit
- Mencegah kencing manis
- Menurunkan kolesterol
- Mengobati kanker
3.) Lokasi Tanam Budidaya Jamur Tiram
Berikut adalah lokasi atau tempat-tempat strategis untuk membudidayakan Jamur Tiram ini,
·
Langkah pertama yang harus loe bikin adalah buat tempat atau Ruangan
dengan sistem sirkulasi buka tutup atau menutup sirkulasi ruangan itu di siang
hari agar kelembapan di dalamnya tetap terjaga, dan membukanya pada malam hari
sehingga suhu ruangan di dalam ruangan tersebut bisa lebih dingin.
·
Jika lokasi budidaya jamur loe berada di daerah panas, maka loe usahakan
gimara caranya loe untuk membuat bangunan tersebut di tempat yang teduh.
Hindarilah sinar Matahari masuk langsung ke dalam ruangan tesebut dan
letakkanlah atau beri tong,wadah air di dalam ruangan jamur tersebut .karena
Faktor kelembapan merupakan syarat utama yang harus terpenuhi dalam budidaya
Jamur tiram.
·
Jangan gunakan atap seperti seng atau yang mudah menyerap panas,tapi loe
gunakanlah bahan yang tidak bisa menyerap panas,seperti Genteng,dll. Hal ini
sangat penting agar panas sinar matahari yang masuk ke dalam Ruangan tersebut tidak
berlebihan,dan usahakan tinggi bangunan Ruangan tersebut dibuat lebih tinggi
atau tidak kurang dari 4 meter agar bisa memperlancar sirkulasi udara masuk dan
keluar.pastikan juga rak untuk jamur,Bila di daerah dingin rak yang dibuat pada
ruangan jamur tersebut bisa mencapai 5 tingkat, kalao di daerah panas buatlah
rak jangan sampai dari 3 tingkat,sebab rak juga akan berpengaruh untuk
kelembapan ruangan,pokoknya usahan Baglog Jamur tsb agar tetap lembab.
4.) Berikut Adalah
Peralatan-Peralatan/bahan-bahan ;
1.
Mesin produksi (steamer)/drum yg dimodifikasi
2.
Semprotan
3.
Plastic polypropylene, (Plastik Tahan Panas)
4.
Cincin baglog, kapas, dan karet gelang
5.
Cangkul, sekop, dan ember plastic
6.
sendok bibit
7.
botol
8.
Thermo-higrometer
9.Bibit
Jamur, Serbuk gergajian kayu = 100 kg ,Dedak/katul = 10 kg ,Kapur = 3
,Gypsum (tambahan) = 0,5
kg ,Kadar air = 65%
5.) Cara
Menbudidayakan Jamur Tiram
Dan tibalah saat ini cara untuk membudidayakan jamur Tiram,ok,gue
akan memulainya dengan,
·
Pertama-tama loe campurkan
bahan-bahan yang loe siapkan tadi seperti Serbuk gergajian kayu = 100 kg
,Dedak/katul = 10 kg ,Kapur = 3 ,Gypsum (tambahan) = 0,5 kg ,Kadar air =
65%,diaduk sedemikian rupa atau sehomogen agar bisa menghasilkan pertumbuhan
miselium yang merata,biasanya media yang tercampur dengan baik akan menggumpal
bila di kepal dengan tangan,setelah itu lakukanlah pengomposan atau bahasa
gaulnya fermentasi selama 3 atau 4 hari, Lakukan pengadukan setiap hari agar
proses pengomposan merata ,proses ini bertujuan untuk membantu mengurangi
kontaminasi mikroba liar dan juga membantu penguraian beberapa senyawa kompleks
menjadi lebih sederhana sehingga lebih mudah diserap oleh jamur tiram nantinya.
·
pembuatan baglog dilakukan dengan
memasukkan media yang telah dikompos ke dalam plastik tahan panas
(polypropylene). Upayakan pengisian tidak terlalu longgar dan juga tidak
terlalu padat. Untuk memadatkan media dapat dilakukan dengan bantuan botol yang
diisi dengan pasir. Setelah diisi media pada bagian atas lalu diberi ring
bambu/pipa dan di tutup dengan kapas sebagai tempat memasukkan bibit atau
tempat keluarnya jamur. setelah itu diikat dengan karet,Jika
sudah Baglog yang
telah siap selanjutnya disterilisasi melalui proses pasteurisasi dengan cara
dikukus dengan suhu tidak lebih dari 100˚C dengan waktu tidak kurang dari 5
jam. Pada umumnya para produsen melakukan pemanasan selama 8-12 jam. Pemanasan
ini tergantung pada bahan dasar yang digunakan dan banyaknya log yang
dipasteurisasi. Setelah selesai baglog didinginkan selama setengah sampai satu
hari
·
Setelah itu baru
proses penanaman bibit ke dalam media tanam atau ke baglog yang loe sudah di
dinginkan tadi,Proses ini disebut juga dengan inokulasi,proses ini dilakukan
secara steril,Usahakan ruangan sebersih mungkin,Selama proses ini loe usahakan menutup mulut dengan masker atau
minimal tidak berbicara berlebihan untuk menghindari kontaminasi yang berasal
dari uap mulut loe,karena uap mulut loe bau,jadi bisa tidak jadi jamur
nantinya,ckckckck,proses ini dilakukan dengan memasukkan bibit jamur Tiram (F2)
yang sudah loe persiapkan tadi sebanyak 2-5 sendok makan ke dalam lubang yang
telah diberi cincin bamboo,pipa atau bisa juga dengan menebarkannya di atas
permukaan media hingga merata kemudian menutup kembali lubang ring bambu dengan
kapas,setelah itu masuk ke tahap Inkubasi
atau yang disebut dengan masa pertumbuhan miselium media secara merata. Proses
ini membutuhkan Suhu ruangan antara 22˚C – 28˚C,jadi usahakan suhu ruangan
dijaga agar tetap stabil untuk menghasilkan pertumbuhan yang optimal. Masa inkubasi akan berlangsung selama kurang
lebih 40 hari.
·
Pemeliharaan
tubuh buah :Tahap ini merupakan masa setelah inkubasi hingga panen,Pada masa
pemeliharaan penutup baglog dibuka hingga seperempat bagian log. Tahapan ini
memerlukan suhu yang lebih rendah dibandingkan pada saat pertumbuhan miselium
(tahap inkubasi) dan juga kelembapan yang optimal/berlimpah,Suhu yang
diperlukan sekitar 20˚C -26˚C dengan kelembapan 80% – 90%. Pengaturan
kelembapan dapat dilakukan dengan penyiraman sebanyak 2-3 kali setiap hari
terutama ketika kelembapan di luar rendah biasanya pada saat siang hari. Selain
kelembapan, kadar oksigen juga perlu diatur dengan membuka ventilasi ketika
kelembapan di luar tinggi,Kelembapan perlu dikurangi hingga 70% – 80% apabila
tubuh buah telah mencapai ukuran dewasa,Hal ini dilakukan agar tekstur tubuh buah
tidak lembek yang bisa menyebabkan tidak tahan lama /cepat busuk,diamkan selama
sekitar 1 minggu , Setelah 1minggu penutup dibuka, jamur biasanya sudah mulai
tumbuh,diamkan 3 hari Selang 3 hari jamur
biasanya telah siap dipanen,tahap pemanenan harus dilakukan dengan
hati-hati dengan cara mencabut seluruh rumpun tubuh buah jamur yang ada beserta
akarnya,sebab Akar yang tertinggal bisa menyebabkan pertumbuhan jamur
selanjutnya terganggu karena terjadi pembusukan media.oh ya setelah panen
pertama baglog yang jamur tadi jangan dibuang Karena masih bisa ditempati
bibit-bibit jamur berikutnya
Demikian Artikel yang gue buat
tentang membudidayakan jamur tiram,semoga bermanfaat,

