BUDIDAYA CACING TANAH,PENGUSAHA MUDA ASAL BANGKALAN INI MERAUP OMSET 100JUTA/BULAN
https://kasrakasdotcom.blogspot.com/2015/07/budidaya-cacing-tanahpengusaha-muda.html
Mungkin sebagian
orang tidak terfikirkan untuk budidaya cacing,apalagi itu cacing tanah,sebagian
orang mengatakan itu bisnis tidak menjanjikan,kerjaannya terlalu ribet,dan
terlalu jorok.
Tapi setelah
kami Kasrakas.com kemarin melakukan survey di tempat Pengusaha Muda sebut saja Andi Maru (30) yang kebetulan
juga berasal dari daerah Bangkalan Madura.
kami
sangat terkejut,bagaimana tidak, sosok pengusaha muda ini yang berpenampilan
agak selengean dan sederhana berhasil melakukan budidaya cacing yang berhektar
hektar di sebuah peternakannya yang berada di daerah Tanah Merah Bangkalan
Madura.
Andi
Maru yang juga berpredikat sebagai lulusan arsitek terbaik di sebuah fakultas
ternama di Malang ini rela membanting setir dari Arsitek ke Peternakan Cacing
karena omsetnya menguntungkan.
Saat saya
beralih ke budidaya cacing ini,saya di kucilkan oleh rekan rekan arsitek
saya,tapi saya yakin ini bisnis menjanjikan,saya mulai dari nol,dengan modal
seminim mungkin.dan alhamdulilah hasilnya seperti ini,tegas Andi Maru yang kami
wawancarai di salah satu peternakannya di daerah Tanah Merah.
Andi
Maru yang juga berprofesi sebagai komisaris di salah satu perusahaan kontraktor
ternama di Gresik ini tidak pelit ilmu bagaimana tidak,pengusaha muda ini
berbagi ilmu dan tips cara membudidaya cacing yang kerjaannya sangat
menjijikkan tapi hasilnya sangat menjanjikan,bayangkan omset bersihnya saja bisa
100 juta/bulan.imbuh pengusaha yang juga hoby kolektor pesawat pesawat drone ini.
Berikut tips
dan cara membudidayakan cacing yang telah dilakukan oleh pengusaha muda Andi
Maru (30),
1. Persiapan Fasilitas serta Peralatan
Kandang dapat di buat dari beberapa bahan murah
serta gampang didapat semacam papan sisa, bambu, ijuk, rumbia dan genteng tanah
liat. Untuk kandang permanen peternakan taraf besar misalnya memiliki ukuran 1.
5 x 18 m serta tinggi 0.45 m. Didalamnya dibuat wadah-wadah tempat pemeliharaan
semacam rak-rak bertingkat, serta kandang bisa terbuka tanpa ada dinding
Jenis-model system budidaya yang dapat diaplikasikan diantaranya : kotak bertumpuk, rack berbaki, pancing berjajar serta pancing bertingkat.
Jenis-model system budidaya yang dapat diaplikasikan diantaranya : kotak bertumpuk, rack berbaki, pancing berjajar serta pancing bertingkat.
2. Pembibitan
Kalau untuk pembibitan cacing bisa ngambil di
saya,tegas Andi Maru
3.PemberianPakan
Dalam satu hari satu malam Cacing tanah diberi pakan sekali sesuai berat cacing tanah yang ditanam. Apabila ditanam 1 Kg Cacing tanah, maka pakan diberikan harus 1 Kg.
Dalam satu hari satu malam Cacing tanah diberi pakan sekali sesuai berat cacing tanah yang ditanam. Apabila ditanam 1 Kg Cacing tanah, maka pakan diberikan harus 1 Kg.
- Pakan cacing tanah secara umum berupa kotoran hewan. Hal yang harus diperhatikan dalam pemberian pakan Cacing tanah adalah sebagai berikut:
- Pakan diberikan harus berupa bubuk atau bubur.
- Taburkan pakan rata di atas media, tapi tidak menutupi semua permukaan media, kira-kira sekitar 2/3 dari wadah tidak ditaburi pakan.
- Tutup pakan dengan karung, plastik atau bahan lain yang tidak tembus cahaya.
- Apabila masih tersisa pakan sebelumnya pemberian pakan berikutnya harus diaduk dengan jumlah pakan yang diberikan dikurangi.
- Perbandingan bubur pakan dengan air diberikan 1:1.
4.Penggantian Media
Media yang sudah jadi tanah atau kascing yang sudah dipenuhi banyak telur (kokon) harus segera diganti. Agar cacing cepat berkembang, maka antara telur, anak dan induk harus dipisahkan pada media berbeda. Penggantian media rata-rata dilakukan dalam waktu 2 Minggu sekali.
Media yang sudah jadi tanah atau kascing yang sudah dipenuhi banyak telur (kokon) harus segera diganti. Agar cacing cepat berkembang, maka antara telur, anak dan induk harus dipisahkan pada media berbeda. Penggantian media rata-rata dilakukan dalam waktu 2 Minggu sekali.
5.Panen
Cacing
Dua
hal yang bisa diharapkan dari panen Cacing tanah, yaitu;
- Biomas atau cacing tanah itu sendiri
- Kascing atau bekas cacing
Dalam
tekniknya panen bisa dilakukan dengan berbagai cara misalnya dengan mengunakan
alat penerangan lampu petromaks, lampu neon atau bohlam. Cacing tanah akan
berkumpul di bagian atas media karena sangat sensitif dengan cahaya. Anda
tinggal memisahkan antara cacing dan media. Cara kedua dengan membalikan
sarang, cacing biasanya berkumpul maka mudah memisahkan antara Cacing tanah
dengan media.
Jika terdapat kokon atau kumpulan terlur pada saat panen, maka kembalikan sarang pada wadah semula dan diberi pakan selama 30 hari. Telur akan menetas dan cacing tanah bisa dipindahkan ke wadah pemeliharaan yang baru dan kascingnya siap di panen.
Jika terdapat kokon atau kumpulan terlur pada saat panen, maka kembalikan sarang pada wadah semula dan diberi pakan selama 30 hari. Telur akan menetas dan cacing tanah bisa dipindahkan ke wadah pemeliharaan yang baru dan kascingnya siap di panen.








